Minggu, 09 Desember 2012

Networking (Jaringan Komputer)

Networking (Jaringan Komputer)

Jaringan Komputer

Gambar 1 Jaringan Komputer
Jaringan Komputer (networking) adalah kumpulan komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya. Dalam sebuah jaringan terdapat komputer server dan client. Komputer server berfungsi untuk melayani pengiriman data dan penerimaan data dari komputer-komputer yang ada di dalam jaringan. Komputer server juga dapat berfungsi sebagai sumber yang dibutuhkan komputer-komputer client.
Bila jaringan computer terhubung ke internet, computer server dapat juga disebut gateway.
Manfaat dari adanya jaringan komputer adalah sebagai berikut :
  • Membagi sumber daya
  • Reliabilitas Tinggi
  • Menghemat uang
  • Sarana Komunikasi
Berbagai Jenis Jaringan ( Klasifikasi Jaringan ) :
1. Berdasarkan Media Penghubung :
  • Jaringan kabel (unwireless) adalah jaringan yang menggunakan kabel sebagai media penghubung.
Gambar2. Jaringan Wired Gambar 2. Wired Network
  • Jaringan tanpa kabel (wireless network) adalah jaringan yang dihubungkan dengan gelombang radio.
Gambar 3. Jaringan Wireless Gambar 3. Wireless Network
2. Jika dilihat dari area yang dicakupnya, jaringan digolongkan atas 4 jenis :
  • LAN (Local Area Network)LAN adalah jaringan yang terdapat dalam sebuah gedung atau perkantoran. Namun sekarang LAN juga sudah ada di perumahan yang digunakan untuk koneksi ke internet.
Gambar 4. Local Area Network Gambar 4. Local Area Network
  • MAN (Metropolitan Area Network)adalah LAN dalam versi yang lebih besar, MAN digunakan untuk menghubungkan kantor yang jaraknya berjauhan.
  • WAN (Wide Area Network) adalah jaringan computer yang mencakup area yang sangat luas dari segi geografis. WAN dapat mencakup sebuah negara atau benua.
  • Internet adalah kumpulan dari LAN, MAN, dan WAN yang ada di seluruh dunia. Untuk menghubungkan jaringan-jaringan tersebut maka dibangun jaringan kabel serat optic yang menghubungkan satu benua dengan yang lainnya.
Perangkat Jaringan Komputer
Server
Server umumnya mempunyai system operasi, aplikasi dan database yang menyediakan layanan kepada computer lain dalam jaringan.
Client
Client adalah computer yang digunakan untuk melakukan pengolahan data yang diambil dari server.
Kartu Jaringan
LAN Card/Kartu Jaringan adalah hardware yang dipasangkan di motherboard baik computer client maupun server.
Hub
Hub berfungsi untuk membagi sinyal data dari LAN Card. Hub juga berfungsi untuk menguatkan sinyal.
Kabel dan Konektor
Kabel dan Konektor adalah kabel dan jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu computer dengan yang lainnya.
Repeater
Repeater berfungsi sebagai penguat sinyal di jaringan.
Bridge
Berfungsi untuk menghubungkan LAN dengan jaringan yang lain.
Router
Berfungsi untuk mengatur aliran data dari satu jaringan ke yang lainnya.
Komunikasi Data
Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data dari dua computer yang terhubung dalam sebuah jaringan baik LAN maupun internet.
 sumber dari : www.google.com
 editor    : Cahyo Syukrom Muharya

Jaringan Wireless


Wireless atau wireless network merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komputer dengan menggunakan media udara/gelombang sebagai jalur lintas datanya. Pada dasarnya wireless dengan LAN merupakan sama-sama jaringan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya, yang membedakan antara keduanya adalah media jalur lintas data yang digunakan, jika LAN masih menggunakan kabel sebagai media lintas data, sedangkan wireless menggunakan media gelombang radio/udara. Penerapan dari aplikasi wireless network ini antara lain adalah jaringan nirkabel diperusahaan, atau mobile communication seperti handphone, dan HT.
Wireless LAN
Wireless Local Area Network pada dasarnya sama dengan jaringan Local Area Network yang biasa kita jumpai. Hanya saja, untuk menghubungkan antara node device antar client menggunakan media wireless, chanel frekuensi serta SSID yang unik untuk menunjukkan identitas dari wireless device.
Mode Pada Wireless LAN
Tidak seperti pada LAN konvensional (kabel), pada Wireless LAN hanya terbagi ke dalam dua mode pemasangan (instalasi), yaitu mode add hock dan infrastruktur. Komunikasi Add Hock adalah sambungan komunikasi langsung antara masing-masing komputer/laptop dengan menggunakan media wireless. Penggunaan mode ini sama halnya dengan hubungan komunikasi point to multi point pada jaringan LAN konvensional. Masing-masing PC atau Laptop yang akan dihubungkan dengan mode add hock ini harus mempunyai SSID sebagai identitas dari PC yang akan digunakan untuk komunikasi dengan yang lainnya.
Pada komunikasi Add hock, tidak memerlukan access point untuk bisa saling berhubungan. Masing-masing host hanya harus memiliki transceiver serta receiver wireless untuk bisa berkomunikasi secara langsung.
Mode yang kedua adalah infrastruktur, dimana jaringan ini diperlukan sebuah akses point untuk melayani komunikasi utama pada jaringan wireless. Keberadaan access point dimaksudkan untuk mentransmisikan data pada PC untuk jangkauan tertentu pada suatu area/wilayah. Pada mode infrastruktur ini dapat diperluas lagi menjadi jaringan Wireless LAN yang lebih besar dan kompleks dengan menambahkan beberapa Access Point pada titik-titik tertentu untuk memperluas jangkauannya.
Wireless LAN diperlukan ketika sebuah LAN konvensional tidak lagi bisa dikembangkan karena alasan tertentu, misal, sulitnya pengembangan model LAN konvensional karena keterbatasan tempat, ruang dan hal lainnya.
Komponen pada WLAN
Untuk bisa mengembangkan sebuah mode WLAN, setidaknya diperlukan empat komponen utama yang harus disediakan, yaitu :
  1. Access Point
Access Point akan menjadi sentral komunikasi antara PC ke ISP, atau dari kantor cabang ke kantor pusat jika jaringan yang dikempangkan milik sebuah korporasi pribadi. Access Point ini berfungsi sebagai konverter sinyal radio yang dikirimkan menjadi sinyal digital yang akan disalurkan melalui perangkat WLAN lainnya untuk kemudian akan dikonversikan kembali menjadi sinyal radio oleh receiver.
  1. Wireless LAN Interface
Alat ini biasanya merupakan alat tambahan yang dipasangkan pada PC atau Laptop. Namun pada beberapa produk laptop tertentu, interface ini biasanya sudah dipasangkan pada saat pembeliannya. Namun interface ini pula bisa diperjual belikan secara bebas dipasaran dengan harga yang beragam. Disebut juga sebagai Wireless LAN Adaptor USB.
  1. Mobile/Desktop PC
Perangkat akses untuk pengguna (user) yang harus sudah terpasang media Wireless LAN interface baik dalam bentuk PCI maupun USB.
  1. Antena External, digunakan untuk memperkuat daya pancar. Antena ini bisa dirakit sendiri oleh client (user), misal : antena kaleng.
Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Pada WLAN
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membangun WLAN, seperti :
  1. Seberapa besar jaringan WLAN akan dibangun. Dalam hal ini, adalah melihat kebutuhan akan jaringan yang akan dibangun nantinya. Jangan sampai pembangunan WLAN memakan biaya yang besar, sementara penggunaannya hanya terbatas untuk beberapa client saja. Meski bisa dijadikan sebagai investasi jangka panjang, akan tetapi akan jauh lebih bijak jika hanya untuk menghubungkan beberapa PC/Laptop menggunakan media komunikasi Add Hock (peer to peer)
  2. Sistem keamanan. Sistem keamanan ini penting dalam sebuah jaringan WLAN. Sebab WLAN merupakan sebuah jaringan yang rentan terhadap serangan dari luar karena komunikasinya menggunakan sinyal radio/gelombang yang bisa ditangkap oleh client ‘x’ pada area-area tertentu. Sistem keamanan ini penting karena jalur komunikasi data bisa saja berisi data-data rahasia dan penting, sehingga orang tidak bisa masuk kecuali melalui ijin akses yang telah distandarkan.
  3. Koneksi yang akan dikembangkan. Meskipun secara umum, akses point mampu menampung hingga ratusan klien dibawahnya, akan tetapi secara prosedur, para vendor penyedia piranti akses point merekomendasikan belasan hingga 40-an client yang boleh terhubung dalam sebuah layanan WLAN. Hal ini berpengaruh pada tingkat kecepatan dan pembagian hak akses pada jaringan yang tersedia.
Sekilas tentang Network Operating System (NOS)
NOS adalah sistem operasi yang ditujukan untuk penanganan jaringan secara khusus. Fungsinya secara keseluruhan berisi tentang pengaturan dan manajemen jaringan. Berbeda dengan sistem operasi biasa pada umumnya, NOS biasanya dipergunakan untuk sebuah komputer server yang bertugas untuk melayani permintaan komunikasi data dari client (user). Istilah NOS (Network Operating System) berkembang dan populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal 1990-an.
Beberapa Sistem Operasi yang digunakan sebagai penyedia layanan khusus jaringan diantaranya adalah : Microsoft MS-NET, Microsoft LAN Manager, Novell NetWare, Microsoft Windows NT Server, GNU/Linux, Banyan VINES serta beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris
Sumber Dari : www.Google.com
Editor : Cahyo Syukron Muharya